Postingan

CONTOH VIDEO PPL DAN PERANGKAT UKIN PPG

Gambar
 Assalamulaikum warhamatullahi wabarakatuh Apa kabar, teman-teman guru se-Indonesia? Terutama bagi teman-teman yang sedang mengikuti PPG. Semoga diberi kemudahan dalam mengikutinya. Tetap semangat, kerja keras, punya motivasi tinggi, bangun inovasi dan kreativitas. Jika semua hal sudah kita lakukan, jangan lupa untuk berdoa kepada Sang Pencipta. Insya Allah akan berjalan dengan baik dan lancar. Semoga lulus dan bisa menyandang predikat sebagai guru profesional.  Berikut saya lampirkan beberapa contoh video teman-teman kita yang mengikuti PPG 2020 dan UKIN 2021. 1.     Contoh 1-Video PPL 2.     Contoh 2-Video PPL 3.    Contoh 3-Video PPL 4.     Contoh 4-Video PPL 5.     Contoh 5-Video PPL 6.     Contoh 1-Video UKIN   7.     Contoh 2_Video UKIN 8.    Contoh 3_Video UKIN   9.    Contoh 4_Video UKIN 10.  Contoh 5_Video UKIN 11.  Contoh 6_Video...

AKSI NYATA MODUL 3.3 PENGELOLAAN PROGRAM YANG BERDAMPAK PADA MURID

Gambar
  “LABU NAK” (Jelajah Budaya Pontianak)   Karya Wisata Virtual ke Istana Kadriah Kesultanan Pontianak Oleh: Ya' Dedi Suhandi, S.Pd., M.Pd. A.     Latar Belakang   M otivasi murid pada kegiatan pembelajaran di sekolah masih kurang. Hal ini disebabkan  sumber belajar yang digunakan guru kurang tepat dan menoton . Guru hanya terpaku pada satu sumber buku saja tanpa adanya sumber lain yang relevan dan murid hanya membaca buku paket yang materinya kurang sesuai dengan SK dan KD sehingga murid kurang mampu memahami materi yang disampaikan guru. Metode karya wisata sangat efektif untuk mengatasi permasalahan tersebut. Metode karyawisata berfungsi sebagai kegiatan untuk menghilangkan kejenuhan peserta didik dalam pembelajaran, juga merupakan metode pembelajaran yang mengajak peseta didik ke suasana di luar kelas. Dengan bimbingan pendidik, peserta didik diajak menuju tempat-tempat atau objek konkret yang dapat digunakan sebagai sarana untuk menc...

Jurnal Monolog 3.1.a.7 (Demonstrasi Kontekstual)

Gambar
  Mengambil Keputusan Sebagai Pemimpin dalam Pembelajaran   Selama ini pembelajaran kita sebagian besar masih berada pada zona nyaman. Nyaman karena sudah dilengkapi buku paket dan fasilitas yang dibantu oleh pemerintah atau instansi terkait. Pendidik masih berkutat dengan modul atau buku paket yang isinya mungkin bertolak belakang dengan keiinginan dan potensi murid. Mainset pendidik masih seputar bagaimana menuntaskan kurikulum. Bukan mengejar kualitas pembelajaran. Impian yang sekian lama dinantikan akhirnya datang. Tentunya teman-teman bertanya apa impian saya. Saya selalu gusar dengan pembelajaran yang selama ini saya geluti. Masih kering dengan inovasi dan keberpihakan kepada murid. Bak pepatah mengatakan “Pucuk dicinta ulam pun tiba. Program yang dinanti-nanti akhirnya menghampiriku. Program apakah itu? Program Guru Penggerak . Guru penggerak adalah pemimpin pembelajaran yang mendorong tumbuh kembang murid secara holistik, aktif, dan proaktif dalam mengembangkan p...

1.4.a.8. Elaborasi Pemahaman - Menerapkan Prinsip Budaya Positif

  1.4.a.8. Elaborasi Pemahaman - Menerapkan Prinsip Budaya Positif   Studi Kasus   “Anda adalah guru penggerak yang sudah membangun Budaya Positif di kelas. Hal ini dapat dilihat dari perubahan interaksi antara guru dan murid yang melibatkan dan memahami kebutuhan murid. Guru yang menerapkan kesepakatan kelas dan menggunakan kalimat positif dalam berinteraksi dengan murid, sehingga murid tumbuh menjadi pribadi yang kritis dan mandiri. Akan tetapi, di kelas lain masih ada guru yang memakai hukuman kepada murid agar murid patuh terhadap perintah gurunya, sehingga murid cenderung pasif dan tidak berani mengemukakan pendapat. Anda menjadi resah dan ingin mengajak guru tersebut untuk menerapkan Budaya Positif di kelas. Bagaimana cara yang efektif untuk mengajak guru tersebut untuk menerapkan Budaya Positif di kelasnya?”    Hasil Refelksi dan Analisis Ø    Hal pertama yang saya lakukan adalah menonton bersama video tentang Budaya positif. Tujua...
  “Belajar tanpa refleksi adalah sia-sia. Refleksi tanpa belajar itu berbahaya.”      (Confucius) Pertanyaan 1.      Dari apa yang sudah Anda pelajari, materi apa yang menurut Anda dapat menjadi solusi bagi permasalahan yang terkait dengan pembelajaran  di kelas Anda?  2.      Apa yang menurut Anda sulit untuk diterapkan? Mengapa menurut Anda hal tersebut sulit diterapkan? 3.      Jika Anda harus menerapkan hal yang sulit tersebut, dukungan Apa yang Anda perlukan? Kemana atau bagaimana Anda akan dapat mengakses dukungan tersebut. 4.      Jika Anda menghadapi sebuah situasi, dimana kebutuhan belajar siswa Anda tidak dapat diakomodasi oleh pembelajaran berdiferensiasi beranikah Anda mengambil risiko untuk memodifikasi pembelajaran Anda, meskipun hal tersebut mungkin tidak umum atau tidak sesuai dengan sistem yang ada? Jelaskan pendapat Anda dengan alasannya.   Jawab 1.  ...

UMPAN BALIK UNTUK CGP (MODUL 1.3)

 U mpan Balik untuk Tiga Rekan CGP pada Tugas Modul 1.3 (Visi Guru Penggerak) 1.  Julianus Pemetaan Aktor, Pemangku Kepentingan, dan potensi Lingkungan Sekolah dalam Kontribsi pada Pencapaian Visi Guru/Sekolah sangat lengkap dan ini merupakan kekuatan yang harus digali dan dimanfaatkan secara maksimal sehingga menghasilkan pembelajaran berkualitas. Tapi, dari segi pemaparan kekuatan saya lebih senang berbentuk diagram/peta konsep. Dari kekuatan yang dimiliki oleh sekolah Bapak, bagaimana cara menyosialisasikan dan menerapkannya? 2. Mega Sulastri Mantap kekuatan yang dimiliki sekolah Bu Mega. Semoga dapat berkolaborasi dengan baik. Kalau melihat kekuatan dari segi dana tentunya tak akan menjadi masalah dibandingkan dengan sekolah negeri yang sumbernya dari dana BOS saja. Berkaitan dengan itu, bagaimana pengelolaan dan BOS di sekolah Ibu jika dihubungkan dnegan dana Yayasan? 3. Rudy Yanuarto Pemetaan pemangku kepentingan sudah lengkap semoga bisa dilakukan dan dimanfaatkan sebai...

LAPORAN AKSI NYATA LITERASI KEBERAGAMAN

Gambar
  Oleh: Ya’ Dedi Suhandi, S.Pd., M.Pd.   A.     Latar Belakang   Guru penggerak merupakan agen yang akan menciptakan dan mengawal pencapaian profil pelajar Pancasila. Profil pelajar Pancasila merupakan tujuan dari Merdeka Belajar yang mempunyai enam sifat. Pertama, beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan berakhlak mulia. Kedua, kreatif dalam berkarya, menemukan jalan-jalan yang tidak konvensional, beradaptasi terhadap perubahan dan selalu senantiasa berinovasi. Ketiga, bergotong royong, yaitu kemampuan berkolaborasi dan bekerja sama sebagai satu tim dan ini akan menjadi kompetensi terpenting di dunia kerja masa depan. Keempat, Kebhinekaan, yaitu mencintai keberagaman nasional, mempunyai spirit nasionalisme yang tinggi dan mencintai sesama. Kelima, kemampuan bernalar kritis, yaitu mampu memecahkan permasalahan, mampu berpikir secara kritis, mengolah informasi secara kritis, dan mampu berpikir secara terstruktur dan kuantitatif. Keenam kemandi...